lungguh.
Lihat Jadwal Nobar

Cerita Lungguh

Satu meja untuk makan dan menonton.

Lungguh dimulai dari pertanyaan sederhana: kenapa makanan lokal yang terjangkau dan ruang indoor yang nyaman harus terasa seperti dua bisnis berbeda?

Mangan.
Nonton.
Rukun.

Kami membawa kebiasaan angkringan ke dalam rumah: porsi bisa dirangkai, harga terbaca, dan orang boleh duduk lebih lama tanpa harus memesan menu mahal.

Nobar kami anggap sebagai program tetangga. Bukan panggung besar, bukan sports bar. Hanya layar yang cukup jelas, suara yang cukup ramai, dan meja rendah untuk berbagi gorengan.

Dapur kami bekerja dengan pemasok dekat supaya pembelian lebih mudah dipantau dan uang belanja berputar di sekitar. Detailnya ada di meja, bukan di slogan.

Prinsip dapur

01

Masak secukupnya

02

Beli sedekat mungkin

03

Harga dibaca sebelum duduk

04

Air minum mudah ditemukan

05

Ruang ramai tetap dijaga bersih

Mitra yang menyuplai

Tetangga yang punya nama.

Dapur Bu Yati

Nasi bungkus & sambal

Datang setiap pagi untuk nasi, sambal, dan lauk rumahan. Kami pesan sesuai perkiraan porsi agar tidak banyak tersisa.

Tahu Pak Darto

Tahu & tempe harian

Diantar enam hari seminggu dari gang sebelah. Teksturnya pas untuk mendoan dan oseng.

Kebun Sari

Jahe, serai, & jeruk

Bumbu wedang dibeli mingguan dari kebun keluarga sekitar. Segar, mudah dilacak, dan tidak perlu perjalanan jauh.

Roti Kampung 47

Kudapan titip jual

Roti dan jajanan sore dititipkan setiap siang. Bagi hasilnya langsung dengan pembuatnya.

Catatan: nama mitra di halaman ini adalah sample content dan perlu diganti dengan data kerja sama yang sebenarnya.